Man vs Horse Marathon: Olahraga Manusia Melawan Kuda


Man versus Horse Marathon adalah lomba tahunan sepanjang 35 km (22 mil) yang mempertemukan pelari dengan penunggang kuda melalui kombinasi jalan, jalur, dan medan pegunungan. Lomba ini, yang jaraknya sedikit lebih pendek dari maraton resmi, diadakan di kota Welsh, Llanwrtyd Wells, setiap bulan Juni. Selain di Wales, lomba serupa juga diadakan di Dores, Skotlandia, dekat Loch Ness, di Pulau Utara Tengah, Selandia Baru, dan di Prescott, Arizona.

Sejarah

Lomba ini pertama kali diadakan pada tahun 1980, ketika pemilik pub setempat, Gordon Green, mendengar percakapan antara dua pria di pub Neuadd Arms. Salah satu dari mereka berpendapat bahwa manusia bisa menyaingi kuda dalam jarak jauh di medan terbuka. Green kemudian memutuskan untuk menguji teori tersebut secara publik dan mengorganisir acara pertama.

Wanita pertama yang mengikuti lomba ini adalah Ann King pada tahun 1981. Pada tahun 1982, rute lomba sedikit diubah untuk menciptakan persaingan yang lebih seimbang antara peserta. Rutenya sedikit lebih pendek dari maraton tradisional, namun medannya lebih sulit. Pada tahun 1985, pesepeda juga diperbolehkan berpartisipasi, dan pada tahun tersebut, juara sepeda wanita dari AS, Jacquie Phelan, hampir mengalahkan kuda pertama. Pada tahun 1989, pesepeda Inggris Tim Gould berhasil mengalahkan kuda pertama dengan selisih tiga menit, menjadi kali pertama manusia mengalahkan kuda dalam lomba ini.

Pada tahun 2004, Huw Lobb memenangkan lomba dengan catatan waktu 2 jam, 5 menit, dan 19 detik. Ini adalah pertama kalinya seorang manusia berhasil memenangkan lomba ini, dan ia berhak atas hadiah sebesar £25,000 yang telah meningkat sebesar £1,000 setiap tahun sejak lomba pertama kali diadakan hingga ada pemenang manusia. Lomba tahun tersebut juga mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah, yaitu 500 pelari dan 40 kuda. Prestasi ini diulang pada tahun 2007, ketika para peserta manusia berhasil mengalahkan kuda pertama dengan selisih hingga 11 menit.

Kontroversi dan Perubahan Aturan

Lomba tahun 2009 diwarnai kontroversi ketika panitia lomba mengurangi waktu yang dihabiskan dalam ‘pemeriksaan dokter hewan’ dari waktu kuda, selain mengurangi 15 menit dari waktu start yang terlambat. Pengurangan waktu tambahan ini membuat kuda memenangkan lomba dengan selisih 8 menit, alih-alih dikalahkan oleh 2 menit. Pelari tercepat, Martin Cox, menolak menerima trofi pemenang sebagai bentuk protes atas keputusan tersebut. Menanggapi protes dari peserta lain, panitia kembali ke aturan sebelumnya dengan hanya mengurangi 15 menit untuk edisi lomba tahun 2010. Namun, meski Haggai Chepkwony mencatat waktu tercepat sejak prestasi Huw Lobb pada tahun 2004, kuda tetap menang dengan selisih 10 menit.

Prestasi dan Penghargaan

Tahun 2012 menyaksikan kembalinya Huw Lobb, menjadi pelari pertama yang mengalahkan kuda dan memenangkan hadiah £25,000. Namun, waktu kemenangan kali ini lebih lambat dibandingkan dengan tahun 2004, mungkin karena ia baru saja menempati posisi ketiga dalam Cork Marathon lima hari sebelumnya. Tahun 2013, pekerjaan kehutanan yang ekstensif memaksa panitia untuk memodifikasi rute secara signifikan, menghasilkan jalur sepanjang hampir 24 mil. Meski hari itu sangat panas, jalur yang lebih panjang dan berbukit menguntungkan kuda, dengan Beti Gordon mengalahkan pelari pertama, Hugh Aggleton, dengan nyaman.

Lomba tahun 2013 menarik 65 kuda dengan 44 yang berhasil menyelesaikan rute, menjadikannya “perlombaan kuda terbesar di dunia.” Setelah sejumlah kritik terhadap jalur yang diperpanjang pada tahun 2013 dan 2014, rute untuk tahun 2015 dipendekkan kembali menjadi sekitar 21 mil. Ini menciptakan pertandingan yang lebih seimbang antara manusia dan kuda, dengan Geoffrey Allen di atas Leo keluar sebagai pemenang dengan selisih sedikit lebih dari 10 menit dari Hugh Aggleton. Ini adalah kemenangan keempat Allen, dan kelima kalinya ia menjadi penunggang kuda pertama, setelah dikalahkan oleh Florian Holzinger pada tahun 2007.

Man versus Horse Marathon adalah bukti nyata bahwa dalam olahraga yang unik dan berbeda ini, manusia dan kuda bisa bersaing dalam tantangan yang penuh ketegangan dan semangat kompetisi.